PPDI Kerinci Geram: Oknum Kabid Diduga Tantang Perangkat Desa untuk Demo, Bupati Diminta Bertindak Tegas

Kamis, 27 November 2025 | 18:49:40 WIB

KERINCI,MataAndalas.com – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Kerinci mengecam keras tindakan seorang oknum Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kerinci yang diduga memprovokasi perangkat desa untuk melakukan aksi demonstrasi terkait isu penurunan siltap perangkat desa tahun 2026.

Kemarahan perangkat desa se-Kabupaten Kerinci dipicu oleh beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp (WA) yang berisi nada menantang agar perangkat desa turun ke jalan. Screenshot tersebut pertama kali dibagikan oleh seorang Sekretaris Desa (Sekdes) ke grup WA PPDI, dan langsung viral di kalangan perangkat desa.

Menurut sumber internal PPDI, isi pesan dalam percakapan itu diduga kuat berasal dari seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci.

"Kami sangat kecewa dan geram. Pejabat publik seharusnya mencari solusi dan memberikan pelayanan, bukan malah menantang kami untuk turun ke jalan," ujar salah satu anggota PPDI yang enggan disebutkan namanya.

“Tantangan ini membuktikan adanya arogansi dan ketidakpedulian terhadap nasib ribuan perangkat desa di Kerinci.”

PPDI pun mendesak agar Bupati Kerinci segera memanggil dan memberikan sanksi tegas kepada oknum Kabid tersebut karena dianggap memprovokasi dan memperkeruh suasana.

Sebelumnya, PPDI Kerinci pernah menggelar aksi besar menuntut penyetaraan siltap perangkat desa dengan gaji pokok ASN Golongan II/a. Namun hingga kini, realisasi tuntutan tersebut dinilai berjalan lambat dan tidak menunjukkan kemajuan berarti.

Viralnya tantangan dari oknum Kabid ini dianggap sebagai pemicu baru yang dapat mendorong kembali aksi demonstrasi dalam waktu dekat. Ketua PPDI Kabupaten Kerinci bahkan dikabarkan sedang mengumpulkan pengurus untuk menentukan sikap resmi.

"Ini bukan lagi soal gaji, ini soal etika dan harga diri. Kami bekerja melayani masyarakat di garda terdepan. Jika pimpinan di dinas terkait saja menantang, maka kami siap menjawab tantangan itu dengan aksi damai yang lebih besar," tegas pengurus PPDI Kerinci.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kerinci maupun dari Dinas PMD terkait kebenaran isi chat yang kini viral tersebut. (Yudi)

Terkini