Pelalawan, (MataAndalas), - Ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Cabang Kepulauan Meranti Mohd Ilham, menyatakan mosi tidak percaya kepada PB HMI MPO karena PB telah mencederai nilai nilai konstitusi.
"Kami menyatakan mosi tidak percaya terhadap PB HMI MPO. Kami menganggap bahwa PB HMI telah mencederai nilai nilai konstitusi" tutur Ilham
Ilham menambahkan, HMI Cabang Kepulauan Meranti secara tegas menolak Novri Ardiansyah sebagai Formature HMI BADKO SUMBAGTERA, karena Novri Ardiansyah tidak ada tercatut sebagai calon Formature pada musda ke II di Kepulauan Meranti.
"Kami atas nama HMI Cabang Kepulauan Meranti secara tegas menolak Novri Ardiansyah sebagai Formature HMI BADKO SUMBAGTERA. Karena nama Novri Ardiansyah tidak pernah tercatut sebagai calon Formature pada musda ke II di Kepulauan Meranti. Lantas bagaimana PB HMI MPO bisa mengeluarkan SK dan menunjuk Novri Ardiansyah sebagai Formature ?"
Sikap PB HMI MPO hari ini sangat melenceng dan telah mencederai nilai nilai konstitusi HMI. Musda Badko sebagai forum tertinggi di tingkat badko telah di kangkangi oleh keputusan PB HMI, lantas apa yang mau kita percayakan dari kepengurusan PB hari ini ?
"Sikap PB hari ini sudah melenceng dari nilai nilai konstitusi, keputusan yang diambil dalam forum tertinggi di tingkat badko telah dikangkangi oleh keputusan PB HMI. Lantas apa yang mau kita percayakan lagi kepada PB HMI ?
Legitimasi Ketum PB HMI MPO hari ini di pertanyakan, seharusnya sebagai seorang ketua umum, ketum Handy harusnya memiliki kekuatan yang lebih untuk membuat keputusan, bukan malah berdiri di balik bayang bayang pengurus yang lain.
"Kami mempertanyakan legitimasi Ketum Handy sebagai seorang ketua umum. seharusnya sebagai ketua umum beliau bisa membuat keputusan tanpa takut intervensi dari pihak lain. kalau ketua PB takut untuk membuat keputusan yang tegas, kami harap tum Handy bisa dengan gantlement menyatakan pengunduran diri sebagai ketua umum" ujar Ilham. ***