Wabup Pelalawan H. Husni Tamrin, SH makan siang santai bersama wartawan di RM Pak Itam, Pangkalan Kerinci, Rabu (6/5/2026), penuh keakraban tanpa sekat.
PELALAWAN, (MataAndalas)– Siapa bilang pejabat harus kaku? Rabu (6/5/2026), Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, SH bikin heboh Rumah Makan Pak Itam. Bukan rapat, bukan seremoni. Cuma makan siang, tapi suasananya cair banget.
Mulai pukul 12.30 WIB, Husni Tamrin nyamperin wartawan satu per satu. Salaman, ketawa bareng, lempar candaan. Sekat? Nggak ada. Jaim? Apalagi.
“Alhamdulillah, kita bisa duduk bersama tanpa sekat. Suasana seperti ini yang membuat kita lebih dekat,” kata Husni sambil nyuap nasi.
Obrolan ngalir deras. Dari cerita liputan hujan-hujanan, dikejar deadline, sampai dinamika isu yang lagi rame. Nggak ada protokol. Nggak ada pidato panjang. Yang ada cuma cerita, tawa, dan piring yang makin kosong.
Beberapa wartawan curhat soal tantangan di lapangan. Husni dengerin, manggut-manggut, kadang nimpalin, “Itu berat, tapi seru kan?” Suasana langsung pecah.
Hidangan RM Pak Itam jadi saksi. Nggak ada jarak antara pejabat dan kuli tinta. Semua larut. Semua nyatu.
Momen ini buktiin satu hal: komunikasi paling jujur justru lahir di meja makan, bukan di podium. Nggak perlu forum resmi buat saling paham. Cukup nasi, lauk, dan hati yang terbuka.
Acara kelar, perut kenyang, hati senang. Nggak ada tuh acara salaman kaku-kaku. Bubarnya ya gitu aja, sambil ketawa, tepuk bahu, “Ntar gas lagi, Pak Wabup!” Intinya sih simpel, urusan bisa beres kalau ngobrolnya nggak pake jaim. RM Pak Itam jadi saksi, makan siang ini levelnya beda.***