SKK Migas dan EMP Group Tanam Ribuan Pohon di Wilayah Hulu Migas Riau

Kamis, 14 Mei 2026 | 11:00:00 WIB
Penanaman pohon di SMAN 1 Langgam oleh EMP Group dan SKK Migas

PELALAWAN (Mataandalas) - SKK Migas Sumbagut bersama EMP Group dan sejumlah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) menanam ribuan bibit pohon di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau dalam rangka peringatan Hari Bumi 2026 serta penguatan program lingkungan di sekitar wilayah hulu migas.

Program penanaman pohon bertema Green Restoration of Our World (GROW) itu berlangsung sejak 22 April hingga 25 Mei 2026 dan melibatkan kolaborasi SKK Migas Sumbagut, EMP Bentu - Korinci Baru Limited, PT EMP Energi Riau, KKKS lain, serta World Cleanup Day (WCD) Riau.

Secara keseluruhan, program tersebut menargetkan penanaman 14.505 bibit pohon di berbagai wilayah di Provinsi Riau. Salah satu kegiatan penanaman dilaksanakan di SMA Negeri 1 Langgam, Kabupaten Pelalawan, pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan melibatkan pelajar, pemerintah daerah, perusahaan, dan komunitas lingkungan.

Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Fatimah Usman, mengatakan program penanaman pohon tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kepedulian lingkungan di sekitar kawasan industri hulu migas, sekaligus melibatkan generasi muda dalam isu keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, keberlanjutan sektor energi perlu diikuti penguatan kesadaran lingkungan masyarakat, terutama di daerah yang memiliki aktivitas industri dan pertumbuhan ekonomi cukup dinamis.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam,” ujar Fatimah.

Ia menambahkan, SKK Migas Sumbagut bersama KKKS juga menjalankan program AFS Global Future Leaders Network 2026 yang berfokus pada pengembangan talenta muda di wilayah operasi hulu migas melalui pembelajaran isu keberlanjutan, kompetensi global, dan pembelajaran lintas budaya. Salah satu penerima program tersebut berasal dari SMA Negeri 1 Langgam.

Kepala SMA Negeri 1 Langgam, Puji Widyanto, mengatakan keterlibatan pelajar dalam kegiatan lingkungan dinilai penting untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap isu pelestarian alam dan pembangunan berkelanjutan di daerah.

Sementara itu, CSR Officer EMP Bentu - Korinci Baru Limited, Ismulyadi, mengatakan kolaborasi program lingkungan di sekitar wilayah operasi energi menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara aktivitas industri dan keberlanjutan lingkungan masyarakat sekitar.

Menurutnya, penguatan program lingkungan dan pelibatan masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberlanjutan kawasan operasi migas di daerah.

CSR & Communication Division Manager EMP, Iman Soerjasantosa, mengatakan penguatan program lingkungan di sekitar wilayah operasi energi menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kawasan sekaligus mendukung kualitas lingkungan hidup masyarakat di daerah.

Menurutnya, keberlanjutan industri hulu migas tidak hanya berkaitan dengan aspek operasional dan produksi energi, tetapi juga pengelolaan lingkungan dan pelibatan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kolaborasi program lingkungan seperti penanaman pohon menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas industri energi dan keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasi,” kata Iman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan pemerintah daerah, sekolah, komunitas lingkungan, pelajar, serta sejumlah perusahaan dan instansi terkait di Kabupaten Pelalawan. (Rls)

Terkini