Seorang Pria Paruh Baya 49 Tahun Akhiri Hidup Dengan Seutas Tali, "Korban Ditemukan Di Kantor Pemasaran Perumahan Subsidi Batu Pahek"

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:16:03 WIB
Tanjung Emas, Mataandalas.com Seorang Pria paruh baya Berumur 49 tahun Bernama Azisman atau biasa di panggil Pak Uwo, (Nando) Domisili di Depan Polres Tanah Datar Pagaruyung di temukan meninggal dalam keadaan leher terikat tali dalam Ruangan kantor Pemasaran Perumahan bersubsidi di Batu Pahek Jorong Saruaso Barat Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas Kabupatem Tanah Datar. Pak Uwo (Nando) yang biasa di panggil dalam keseharianya di temukan pertama kali oleh Gusril pemilik Lokasi Kantor pemasaran Perumahan tersebut, Gusril menemukan Korban dalam keadaan Tergantung dengan se ikat Tali di dekat Pintu belakang Kantor Pemasaran Perumahan bersubsidi di Batu Pahek. Gusril lansung lari keluar dan menyampaikan kejadian tersebut kepada saudara Yondri yang berada di sekitar lokasi kejadian tersebut dan Beberapa orang yang melihat kejadian langsung melaporkan kejadian kepada Babinkhamtibmas Saruaso Rivi dan Babinsa Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas Deni Supratman. Kejadian tersebut terjadi Sabtu, 30 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB siang ini. Terlihat di lokasi Kejadian ikut menyaksikan Babinkhamtibmas Saruaso Rivi, Sandi Anggota Polsek Tanjung Emas, Deni S Babinsa Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas, Ipda Yemnas dari Polres Tanah Datar, Jimmy dari Polres Tanah Datar, Firdawati ( Bidan Taty ) dari jorong Saruaso Barat Dan juga terlihat Hadir Unsur Cerdik Pandai Nagari Saruaso Efendi Intan Gagah dan juga kelihatan AKP Pol (Purn) Azwirman dari Jorong Bukit Gombak serta masyarakat dari berbagai Unsur yang hadir di lokasi kejadian. Firdawati (Bidan Taty) yang juga bertugas sebagai Bidan Desa jorong Saruaso Barat langsung cek Ke Lokasi dan menyakini Korban sudah meninggal dunia. Setelah Media mengkonfirmasi kepada Istri Korban Webri Maryeni, Saudara Azisman atau Pak Uwo di duga Gantung Diri, karena Terlilit hutang, Ayah anak - anak sudah beberapa hari tidak pulang, karena takut di kejar - kejar Rentenir. Dan pada saat sebelum kejadian ada beberapa orang yang mencari korban untuk menagih Hutang, "Ucap Sang Istri" Korban meninggalkan 5 orang anak dan Korban sering tidak pulang kerumah. Ketika anak - anak korban tahu Ayah nya Gantung diri, anak - anak korban langsung Histeris. Dan Mayat Korban langsung di bawah oleh Tim Medis untuk pemeriksaan. Tim dari Polres Tanah Datar yang juga ikut menyaksikan kejadian, menanyakan kepada Istri Korban di lokasi, apakah akan di lakukan Otopsi atau tidak? langsung di jawab Oleh Istri korban "tidak usah" langsung aja bawa ke Sungayang, Alamat kampung Istrinya si korban. Karena Sang Istri sudah tahu permasalahan sang Suami, ungkapnya. (Efdirijal)

Terkini