Ketua umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Langgam Sebut Ketua IPM-PB Terlalu Nyaman dengan Jabatannya

Kamis, 23 Juli 2026 | 20:11:59 WIB

LANGGAM, (Mataandalas) - Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Langgam (IPMKL) melayangkan kritik tajam terhadap kepemimpinan Ikatan Pelajar Mahasiswa Pelalawan Bersaty (IPM-PB). IPMKL menilai Ketua IPM-PB saat ini terkesan "terlalu nyaman" dengan jabatannya hingga mengabaikan kepastian keberlangsungan roda organisasi dan regenerasi kepemimpinan.

Kritik keras ini disampaikan menyusul belum jelasnya kejelasan arah dan kepastian pelaksanaan agenda musyawarah atau kongres yang seharusnya sudah digulirkan. Kondisi tersebut dinilai telah menciptakan stagnasi pada program-program kerja dan fungsi pelayanan terhadap mahasiswa di Pelalawan Bersatu.

Soroti Stagnasi Organisasi dan Minimalnya Evaluasi

Ketua IPMKL mengungkapkan bahwa masa kepengurusan yang berlarut-larut tanpa adanya kepastian transisi kepemimpinan menjadi tanda tidak sehatnya dinamika internal IPM-PB.

"Kami melihat Ketua IPM-PB saat ini sudah terlalu nyaman duduk di jabatannya sehingga terkesan enggan merespons desakan regenerasi.

 Organisasi ini milik bersama seluruh pelajar dan mahasiswa Pelalawan Barat, bukan wadah personal atau kelompok tertentu yang bisa ditahan tanpa batas waktu yang jelas," tegas Adrian ketua IPMKLIPMKL, Kamis (23/07).

Menurut IPMKL, sikap apatis pengurus pusat IPM-PB tersebut merugikan kader-kader muda di tingkat kecamatan yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan dan membawa ide-ide segar bagi kemajuan organisasi.

Atas kondisi tersebut, IPMKL meminta Ketua IPM-PB untuk segera mengambil sikap kooperatif dan memfasilitasi forum resmi organisasi guna menentukan arah kepemimpinan baru.

 Jika tidak ada iktikad baik atau respons cepat, IPMKL menegaskan siap mengambil langkah-langkah konstitusional bersama kecamatan lain demi menyelamatkan marwah IPM-PB.

"Kami ingin kepastian. IPM-PB butuh penyegaran dan kepemimpinan yang progresif, bukan ketua yang hanya sekadar mempertahankan status quo tanpa melahirkan terobosan bagi mahasiswa," lanjutnya.

Dinamika ini kini menjadi sorotan di lingkaran alumni dan tokoh masyarakat Pelalawan bersatu. Banyak pihak berharap polemik internal ini dapat segera diselesaikan secara bijak dan demokratis melalui mekanisme organisasi yang berlaku, agar IPM-PB dapat kembali fokus pada perannya sebagai pilar perjuangan mahasiswa dan pembangunan daerah.

Terkini