Wabup Husni Tamrin Isi Materi Training Organization III BEM UNRI di Desa Kuala Terusan

Wabup Husni Tamrin Isi Materi Training Organization III BEM UNRI di Desa Kuala Terusan
Keterangan Foto: Jumat, 24 April 2026 – Wakil Bupati Pelalawan Husni Tamrin saat menyampaikan materi pada kegiatan Training Organization III BEM Universitas Riau di Desa Kuala Terusan.
PELALAWAN, Mediacenter (MataAndalas) – Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, SH, MH hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Training Organization III yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau, Jumat (24/4/2026) di Desa Kuala Terusan. Kegiatan yang mengusung tema sejarah dan dinamika politik kontemporer ini turut dihadiri sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya BKBP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, BRIDA, Dinas Kelautan dan Perikanan, Satpol PP, Diskominfo, serta Dinas Perikanan. Dalam penyampaiannya, Husni Tamrin mengajak mahasiswa untuk lebih peka terhadap perkembangan politik saat ini yang erat kaitannya dengan dunia usaha dan perubahan zaman. Wabup menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak perubahan, baik dalam ranah politik maupun ekonomi. “Mahasiswa diharapkan mampu mengambil peran sebagai agen perubahan yang menjunjung tinggi aturan serta menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.” ungkapnya. Selain aktif berorganisasi, mahasiswa juga didorong untuk membangun kemandirian melalui jiwa kewirausahaan agar mampu bersaing di tengah tantangan global. Husni Tamrin juga menyampaikan bahwa pemahaman terhadap sejarah politik menjadi landasan penting dalam membentuk pola pikir dan arah langkah generasi muda ke depan. “Sejarah memberikan banyak pelajaran. Dari sana kita bisa bercermin, memperbaiki kekurangan, dan memperkuat komitmen dalam membangun daerah yang lebih maju,” tambahnya. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus menumbuhkan karakter kepemimpinan yang berintegritas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam mengikuti materi serta berdialog langsung dengan narasumber. Diharapkan, kegiatan ini mampu mendorong mahasiswa Universitas Riau untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, baik melalui jalur politik maupun sektor ekonomi.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index