PELALAWAN (Mataandalas) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I) resmi memasuki babak baru. Kabinet Tuah Negeri periode 2026/2027 secara resmi dilantik oleh Rektor ITP2I, Prof. Dr. Ir. H. Tengku Dahril, M.Sc., dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di lingkungan kampus, selasa (14/7/2026)
Pelantikan tersebut menetapkan Fajar Nugraha sebagai Presiden Mahasiswa dan Oktavia Rahmadani sebagai Wakil Presiden Mahasiswa BEM ITP2I periode 2026/2027. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Salmiyati, M.Pd., Ph.D., yang juga merupakan pembina kemahasiswaan sekaligus membacakan Surat Keputusan (SK) pelantikan kepengurusan BEM ITP2I.
Dalam sambutannya, Rektor ITP2I menyampaikan bahwa organisasi kemahasiswaan merupakan wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, memperluas wawasan, serta memperoleh pengalaman yang tidak didapatkan di ruang perkuliahan.
"Mahasiswa harus menjadikan BEM sebagai tempat belajar memimpin, belajar bekerja sama, dan mengasah kemampuan diri. Namun, aktivitas organisasi jangan sampai membuat mahasiswa mengabaikan kewajiban akademik, baik perkuliahan maupun tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab sebagai insan akademik," pesannya.
Rektor juga berharap BEM ITP2I mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah melalui berbagai program kolaboratif yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pelalawan. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan pemerintah merupakan kunci dalam mendorong pembangunan daerah.
Ia menekankan pentingnya membangun kerja sama yang baik dengan semangat "Negeri Seiya Sekata", sehingga kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Pelalawan, termasuk mendorong inovasi, pengabdian kepada masyarakat, dan peningkatan potensi daerah yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sementara itu, Presiden Mahasiswa BEM ITP2I, Fajar Nugraha, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Kabinet Tuah Negeri sebagai organisasi yang inklusif, progresif, dan kolaboratif. Ia mengajak seluruh mahasiswa untuk bersama-sama membangun budaya organisasi yang produktif serta menghadirkan program-program yang memberi manfaat bagi mahasiswa, kampus, dan masyarakat.
"Kabinet Tuah Negeri hadir dengan semangat persatuan, pengabdian, dan kolaborasi. Kami ingin BEM menjadi rumah bersama bagi seluruh mahasiswa untuk berkarya, berinovasi, serta berkontribusi bagi kampus dan Kabupaten Pelalawan," ujar Fajar.
Dengan pelantikan ini, kepengurusan BEM ITP2I periode 2026/2027 resmi mengemban amanah untuk menjadi representasi mahasiswa dalam mengawal aspirasi, membangun kolaborasi, serta menghadirkan berbagai program yang mendukung kemajuan Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia dan pembangunan daerah.***