PELALAWAN (Mataandalas) – Badan Eksekutif Mahasiswa Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (BEM ITP2I) mengapresiasi langkah cepat Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M. yang mengambil inisiatif menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah provinsi dan perusahaan untuk mempercepat penanganan kerusakan Jalan Lintas Bono ruas Sebekek–Desa Segamai.
Presiden Mahasiswa BEM ITP2I, Fajar Nugraha, menilai langkah tersebut menunjukkan kepedulian pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, meskipun status jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau.
"Kami mengapresiasi sikap Bupati Pelalawan yang tidak memilih berpangku tangan hanya karena persoalan kewenangan. Jalan Lintas Bono merupakan akses vital yang menopang mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, hingga aktivitas ekonomi di Kecamatan Teluk Meranti. Langkah membangun sinergi dengan berbagai pihak patut diapresiasi," ujar Fajar.
Menurutnya, semangat kolaborasi yang melibatkan pemerintah, perusahaan, dan masyarakat merupakan contoh penyelesaian persoalan daerah yang perlu terus dikedepankan. Dunia usaha yang turut memanfaatkan akses jalan tersebut juga diharapkan memiliki tanggung jawab sosial dalam mendukung percepatan pembangunan.
Meski demikian, BEM ITP2I mengingatkan agar seluruh proses penanganan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Perencanaan teknis, penggunaan anggaran, hingga bentuk kontribusi perusahaan perlu disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar pembangunan berjalan efektif dan menumbuhkan kepercayaan publik.
"Kami berharap komitmen yang telah dibangun dalam rapat koordinasi benar-benar diwujudkan dalam bentuk pekerjaan yang berkualitas, bukan sekadar seremonial. Masyarakat membutuhkan hasil nyata berupa jalan yang layak dan mampu bertahan dalam jangka panjang," tambahnya.
BEM ITP2I juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal proses pembangunan tersebut secara konstruktif sehingga target pelaksanaan pekerjaan pada Agustus 2026 dapat berjalan sesuai rencana.
"Semoga perbaikan Jalan Lintas Bono menjadi titik awal percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pesisir Pelalawan. Infrastruktur yang baik akan membuka akses ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat konektivitas antar wilayah di Kabupaten Pelalawan," tutup Fajar.***