Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya

Jumat, 19 Juni 2026 | 18:21:37 WIB

Pelalawan, 19 Juni 2026 – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus tindak pidana pencurian disertai kekerasan yang terjadi di Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, pada Rabu (17/6/2026).

Konferensi Press yang dipimpin oleh Wakapolres Pelalawan, Kompol Asep Rahman S,I.K didampingi Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Bayu Nama & Gelar: AKP Bayu Ramadhan Effendi, S.T.K., S.I.K., M.H, Kasi Humas Polres Pelalawan AKP Thomas Bernandes S.Sos , Kapolsek Bandar Seikijang AKP   Abdul Halim S.E, M.H dan   jajaran Satreskrim Polres Pelalawan, memaparkan perkembangan penyelidikan atas peristiwa tragis yang menggemparkan masyarakat tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian terjadi di kantor pembayaran SPB TBS milik PT Malika Putri Tunggal (MPT) yang berada di Jalan Lintas Timur KM 43, Desa Kiyap Jaya.

Korban diketahui bernama Putriani Tamba (25), seorang staf administrasi sekaligus kasir perusahaan. Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka serius akibat tindakan kekerasan yang dilakukan pelaku. Selain itu, sejumlah uang perusahaan dilaporkan hilang dan diduga dibawa kabur oleh pelaku.

Wakapolres Pelalawan menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, tim Satreskrim langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga melakukan pendalaman terhadap rekaman CCTV dan berbagai petunjuk lainnya guna mengungkap identitas serta keberadaan pelaku.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres menegaskan komitmen Polres Pelalawan untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan rasa keadilan bagi korban maupun keluarganya. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang serta memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Polres Pelalawan terus melakukan pengembangan penyidikan dan berupaya mengungkap motif serta pihak-pihak yang terlibat dalam tindak pidana pembunuhan disertai kekerasan tersebut. Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung secara intensif.

Terkini