Dandim 0102/Pidie Awasi Ketat Pembangunan 4 Jembatan Perintis di Wilayah Teritorial Kodim 0102/Pidie

Dandim 0102/Pidie Awasi Ketat Pembangunan 4 Jembatan Perintis di Wilayah Teritorial Kodim 0102/Pidie
Personel Kodim 0102/Pidie bersama masyarakat memasang lantai Jembatan Perintis di Desa Pante Beureueh, Kecamatan Mutiara Barat, Kabupaten Pidie, Minggu (28/6/2026).

Pidie, (MataAndalas) – Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal pembangunan empat jembatan perintis bantuan Presiden Republik Indonesia yang tersebar di wilayah teritorial Kodim 0102/Pidie mencakup Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.

Pengawasan dilakukan secara langsung dan berkelanjutan guna memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana, memenuhi standar kualitas, serta selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Menurut Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi S. Sos,mengatakan pengawasan bukan sekadar memastikan progres pembangunan, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab agar program strategis pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.

"Pengawasan terus kami lakukan secara maksimal agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar, sesuai spesifikasi teknis, dan selesai tepat waktu. Jembatan ini nantinya akan menjadi akses vital yang mendukung aktivitas masyarakat di berbagai sektor," ujar Letkol Inf Abdul Hadi, Minggu (28/6/2026).

Empat jembatan tersebut merupakan bantuan Presiden Republik Indonesia yang menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan infrastruktur yang layak. Program ini diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah, memperkuat konektivitas antardesa, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Keberadaan jembatan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian, mempercepat akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik, serta memperkuat aktivitas sosial masyarakat. Infrastruktur yang memadai menjadi fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Saat ini, progres pembangunan di empat lokasi terus menunjukkan perkembangan yang positif.

Jembatan Perintis Desa Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, yang menghubungkan Desa Blang Dalam dengan Desa Pantang Cot Baloi, Kecamatan Ulim, telah mencapai 91 persen, dengan pekerjaan fabrikasi lantai jembatan.

Jembatan Perintis Desa Pante Beureueh, Kecamatan Mutiara Barat, Kabupaten Pidie, yang menghubungkan Desa Pante Beureueh dengan Desa Ulee Tutue, Kecamatan Mutiara Timur, telah mencapai 88 persen, dengan pekerjaan lantai jembatan.

Jembatan Perintis Desa Leubue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, telah mencapai 80 persen, dengan pekerjaan fabrikasi lantai jembatan.

Sementara itu, Jembatan Perintis Desa Benteng, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, yang menghubungkan Desa Benteng dengan Desa Pante Teungoh, saat ini telah mencapai 29 persen, dengan pekerjaan pengecoran tapak tiang sebagai fondasi utama konstruksi.

Lebih lanjut Dandim 0102/Pidie menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan hingga seluruh pembangunan selesai. Hal ini merupakan bentuk komitmen TNI AD melalui Kodim 0102/Pidie dalam mendukung keberhasilan program pemerintah, sekaligus memastikan setiap anggaran negara benar-benar diwujudkan menjadi infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Dengan rampungnya seluruh jembatan ini, masyarakat akan memperoleh akses yang lebih mudah, aman, dan cepat. Ini bukan hanya pembangunan fisik semata, tetapi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran jembatan bantuan Presiden Republik Indonesia menjadi bukti bahwa negara benar-benar hadir melalui program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah," tutup Letkol Inf Abdul Hadi.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index