Pidie, (Mataandalas) Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan jajaran Kodim 0102/Pidie melalui langkah nyata di lapangan. Salah satunya dengan menyulap lahan kosong yang sebelumnya terbengkalai menjadi lahan pertanian produktif. Hasilnya, personel Koramil 02/Padang Tiji berhasil melaksanakan panen perdana singkong (ubi kayu) di lahan ketahanan pangan Kodim 0102/Pidie yang berada di Desa Pasar Paloh, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Minggu (28/6/2026).
Panen perdana tersebut menjadi bukti bahwa lahan tidur dapat diubah menjadi sumber pangan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan. Lebih dari sekadar memanen hasil pertanian, kegiatan ini menjadi simbol semangat membangun kemandirian pangan dari tingkat desa.
Komandan Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., melalui Danramil 02/Padang Tiji Kapten Arm M. Nurheri Siregar mengatakan, lahan seluas sekitar seperempat hektare yang kini menghasilkan singkong sebelumnya merupakan lahan kosong yang tidak dimanfaatkan.
"Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan panen perdana singkong yang kami tanam di lahan ketahanan pangan Kodim 0102/Pidie. Dahulu lahan ini merupakan lahan tidur, namun dengan semangat gotong royong personel Koramil, kini telah berubah menjadi lahan produktif yang memberikan manfaat," ujarnya.
Menurut Danramil, pemanfaatan lahan kosong merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan contoh nyata kepada masyarakat agar tidak membiarkan lahan yang dimiliki terbengkalai.
"Kami ingin menunjukkan bahwa lahan sekecil apa pun bisa menghasilkan jika dikelola dengan baik. Ini menjadi motivasi bagi masyarakat dan kelompok tani agar ikut memanfaatkan lahan kosong di sekitar mereka menjadi lahan produktif yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga," katanya.
Ia menegaskan, program tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya optimalisasi lahan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
Lebih lanjut, Kapten Arm M. Nurheri Siregar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama memanfaatkan potensi pertanian yang dimiliki Kecamatan Padang Tiji. Menurutnya, hadirnya akses jalan tol di wilayah tersebut membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Singkong memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi apabila diolah menjadi produk bernilai tambah seperti keripik, tapai, aneka kue maupun makanan olahan lainnya. Dengan semakin ramainya arus lalu lintas setelah beroperasinya jalan tol, tentu ini menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk lokal kepada masyarakat yang melintas," jelasnya.
Karena itu, Danramil berharap keberhasilan panen perdana ini mampu menjadi pemicu lahirnya sentra-sentra produksi singkong di Padang Tiji yang nantinya dapat mendukung sektor pertanian sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
Keberhasilan pemanfaatan lahan kosong tersebut juga mendapat dukungan penuh dari unsur Muspika Kecamatan Padang Tiji. Kehadiran para pemangku kepentingan bersama ketua kelompok tani dalam kegiatan panen menjadi bukti sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Melalui langkah sederhana namun berdampak nyata ini, Kodim 0102/Pidie menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata dengan mengubah lahan kosong menjadi lahan produktif yang mampu menginspirasi petani sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat dan pelaku UMKM.