Mahasiswa KKN Sukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat

Mahasiswa KKN Sukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat
Foto: Mahasiswa KKN 51 UIN Mahmud Yunus Batusangkar bersama masyarakat mengikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat di Masjid Baiturrahim, Jorong Kubang Landai, Tanah Datar, Rabu (15/7/2026).

Tanah Datar (MataAndalas) -  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 51 Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Posko Jorong Kubang Landai berpartisipasi dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat yang digelar di Masjid Baiturrahim, Jorong Kubang Landai, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan fenomena Rashdul Kiblat, yakni saat posisi matahari berada tepat di atas Ka'bah sehingga bayangan benda yang berdiri tegak lurus dapat dijadikan acuan untuk menentukan arah kiblat secara akurat.

Momentum ini dimanfaatkan untuk mengecek kembali arah kiblat masjid sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai metode ilmiah dalam penentuan arah kiblat.

Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tanjung Emas, Agusrimanda, S.Sy, yang memandu kegiatan menjelaskan bahwa ketepatan arah kiblat merupakan bagian penting dalam kesempurnaan ibadah salat.

"Fenomena Rashdul Kiblat menjadi kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat untuk memastikan kembali arah kiblat masjid, musala maupun rumah masing-masing agar pelaksanaan ibadah salat semakin tepat," ujar Agusrimanda, Rabu (15/07).

Ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan waktu Rashdul Kiblat dengan menggunakan alat sederhana, benda yang benar-benar tegak lurus, permukaan yang rata, serta mengacu pada waktu resmi sesuai standar BMKG agar hasil pengukuran lebih akurat.

Sementara itu, Ketua KKN 51 Posko Jorong Kubang Landai, Yendri M. Fadly, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.

"Kami merasa bangga dapat terlibat langsung dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Selain menambah pengalaman, kegiatan ini juga mempererat sinergi antara mahasiswa, Kementerian Agama, dan masyarakat," kata Yendri.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN 51 UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Muspardi, M.Pd, mengapresiasi semangat mahasiswa dalam mendukung program keagamaan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

"Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kami berharap mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang dimiliki, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi keagamaan serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dan Kementerian Agama," ujar Muspardi, M.Pd.

Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN tidak hanya berorientasi pada pengabdian sosial, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat melalui kegiatan edukatif yang bermanfaat.

Secara tidak langsung, Yendri juga menilai kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam memberikan edukasi keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Mahasiswa KKN 51 UIN Mahmud Yunus Batusangkar Posko Jorong Kubang Landai yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri atas Yendri M. Fadly, Anisa Wijaya, Suryati, Lisa Novita, Fajriatuzzukia Alqanitin, Novia Yulianti, Suci Fitri Rahmadani, Muhammad Ridhwan, Maulia Aprianda, Anisa Ramadhani Herman, Anisa Febrianti, Yosi Amelia, dan Salsabila Ogylva Chandra.

Seluruh mahasiswa berkolaborasi dengan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tanjung Emas serta pengurus Masjid Baiturrahim dalam mendampingi masyarakat selama pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Jamaah tidak hanya mempraktikkan pengamatan bayangan matahari sebagai penentu arah kiblat, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai teknik pengukuran yang benar agar hasilnya lebih presisi.

Melalui sinergi antara KUA Kecamatan Tanjung Emas, mahasiswa KKN 51 UIN Mahmud Yunus Batusangkar, dan masyarakat, Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran umat Islam akan pentingnya memastikan arah kiblat secara tepat sebagai bagian dari kesempurnaan ibadah, sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kehidupan keagamaan yang lebih baik.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index