Pencarian

Jadi Pelopor di Riau, Pelalawan Siapkan Lahan Eks Pertamina untuk Sekolah Terintegrasi

Rabu, 04 November 2026 • 20:46:00 WIB
Jadi Pelopor di Riau, Pelalawan Siapkan Lahan Eks Pertamina untuk Sekolah Terintegrasi
Bupati Zukri audiensi dengan Dirjen PAUD, Dikdas, dan PNFI Kementerian Kemendikdasmen di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
JAKARTA - Bupati Pelalawan, H. Zukri melakukan audiensi strategis dengan Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal (PNFI) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
 
​Pertemuan sebagai tindak lanjut surat Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau Nomor 1097/C6.8/DM.00.02/2026 tertanggal 28 Oktober 2026, perihal permohonan audiensi kepala daerah se-Provinsi Riau guna mengoordinasikan program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
 
​Dalam kesempatan itu, Bupati Zukri menegaskan komitmen dan dukungan penuh Pemkab Pelalawan terhadap program prioritas nasional tersebut. Ia berharap Pelalawan dapat menjadi salah satu daerah perintis yang segera merealisasikan pembangunan SNT.
 
​Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Pelalawan telah menyiapkan lahan seluas 25 hektare, di mana sekitar 15 hektare dialokasikan khusus untuk kawasan pendidikan. Lokasi tersebut dinilai sangat strategis karena terletak di Jalan Lintas Timur yang mudah dijangkau dari ibu kota kabupaten maupun kecamatan lain.
 
​"Kami berharap pembangunan sekolah ini dapat segera terwujud di Kabupaten Pelalawan. Pemerintah daerah siap memenuhi berbagai persyaratan dan melengkapi hal-hal yang masih diperlukan agar prosesnya dapat berjalan lebih cepat," ujar Bupati Zukri.
 
​Menariknya, lahan yang disiapkan merupakan aset negara yang sebelumnya dikelola oleh Pertamina. Saat ini, Pemkab Pelalawan tengah mengupayakan proses alih status pemanfaatan aset melalui Kementerian Keuangan agar dapat dihibahkan sepenuhnya untuk kepentingan pendidikan daerah.
 
​Selain kesiapan lahan, Bupati Zukri juga berkonsultasi mengenai teknis operasional, seperti kapasitas penerimaan siswa jenjang SMP dan SMA, kebutuhan ruang belajar, serta dukungan infrastruktur sekolah dasar di sekitar lokasi. Langkah ini diambil agar pemetaan peserta didik dapat dilakukan secara matang dan optimal.
 
Menanggapi hal tersebut, Dirjen PAUD, Dikdas, dan PNFI Kemendikdasmen menyambut baik inisiatif tersebut. Pemerintah menargetkan pembangunan 500 layanan SNT secara bertahap hingga tahun 2029.
 
Dijelaskan bahwa program SNT dirancang untuk pemerataan kualitas pendidikan yang mengintegrasikan jenjang SMP hingga SMA, berbasis kurikulum STEAMS (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, and Sports), serta ditunjang pelatihan life skill dan fasilitas modern.
 
​Kepala BPMP Provinsi Riau yang turut mendampingi menyatakan bahwa seluruh kabupaten/kota di Riau kini tengah berlomba-lomba mematangkan kesiapan lahan dan administrasi serupa.
 
​Melalui audiensi ini, Pemkab Pelalawan optimis usulan pembangunan SNT dapat segera direalisasikan, dan diharapkan menjadi tonggak sejarah baru dalam mendongkrak mutu pendidikan serta membuka akses seluas-luasnya bagi generasi muda Pelalawan untuk mencetak prestasi gemilang di masa depan.***
 
Editor: Ars

Follow mataandalas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks