GP3 Joe Kacaw: Disiplin ASN Itu Kewajiban, Bukan Diskriminasi

Senin, 29 Juni 2026 | 17:11:27 WIB
Tokoh muda Pelalawan, GP3 Joe Kacaw.

PANGKALAN KERINCI, (MataAndalas) - Tokoh muda Pelalawan, GP3 Joe Kacaw, angkat bicara terkait surat permohonan keadilan yang disampaikan sejumlah pegawai Puskesmas Bunut mengenai penerapan Sistem Informasi Kepegawaian Online (SIKO).

Menurut Joe, penerapan disiplin bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh seluruh pegawai pemerintah tanpa terkecuali. Karena itu, ia menilai tidak tepat jika penegakan aturan disiplin dianggap sebagai bentuk diskriminasi.

"Disiplin itu adalah kewajiban ASN. Aturan dibuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, bukan untuk mendiskriminasi siapa pun," ujar Joe Kacaw, Senin (29/6/2026).

Joe juga menyoroti bahwa Puskesmas Bunut selama ini beberapa kali menjadi perhatian publik akibat keluhan masyarakat terkait pelayanan yang dinilai belum maksimal. Menurutnya, kondisi tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi dan introspeksi bersama.

"Kita semua tahu, Puskesmas Bunut sudah beberapa kali mendapat sorotan karena persoalan pelayanan. Tentu salah satu aspek yang harus dibenahi adalah kedisiplinan. Masyarakat menginginkan pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, dan hadir tepat waktu," katanya.

Ia mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan kebijakan disiplin sebagai momentum untuk berbenah, bukan justru merasa diperlakukan berbeda.

"Menurut saya, mari berbenah. Jangan buru-buru merasa didiskriminasi. Sesekali kita perlu bercermin dan melakukan introspeksi, apakah selama ini seluruh aturan dan ketentuan kedisiplinan sudah benar-benar dijalankan dengan baik? Introspeksi itu penting agar kita bisa memperbaiki diri dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," ungkapnya.

Joe menegaskan, apabila memang terdapat perbedaan penerapan kebijakan di beberapa unit kerja, hal itu tentu dapat dievaluasi oleh pemerintah daerah agar penerapannya lebih merata. Namun, menurutnya, semangat utama yang harus dibangun adalah budaya disiplin dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

"Pada akhirnya, masyarakat tidak melihat perdebatan soal aturan, tetapi mereka menilai bagaimana pelayanan yang diberikan. Karena itu, mari jadikan disiplin sebagai budaya kerja, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten Pelalawan semakin meningkat," pungkasnya.

Sebelum berita ini diterbitkan, Media MataAndalas telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Bunut, Toni, SKM, melalui pesan WhatsApp dan dua kali panggilan telepon terkait penerapan Sistem Informasi Kepegawaian Online (SIKO) dan disiplin ASN di Puskesmas Bunut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.***
 

Terkini