PIDIE, (MataAndalas) – Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., meninjau langsung lokasi sasaran program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Selasa (30/6/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan TMMD ke-129 guna memastikan kesiapan seluruh sasaran fisik dan nonfisik yang akan dikerjakan di wilayah Kecamatan Sakti.
Dalam kegiatan itu, Dandim didampingi Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim 0102/Pidie Kapten Inf A. Rinjani E., Danramil 12/Sakti Kapten Inf Dwi Santosa, Babinsa Desa Lhok Panah Serka T. Efendi, serta Keuchik Desa Lhok Panah Usman Yacop.
Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi mengatakan, peninjauan lapangan merupakan tahapan penting sebelum pelaksanaan TMMD dimulai. Hal itu dilakukan untuk memastikan jumlah titik pekerjaan, kondisi medan, serta kesiapan lokasi agar seluruh program dapat berjalan sesuai perencanaan.
"Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh sasaran TMMD benar-benar siap untuk dikerjakan. Kami ingin seluruh titik pembangunan telah terverifikasi sehingga pelaksanaannya nanti berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujar Abdul Hadi.
Ia menjelaskan, Program TMMD ke-129 Tahun 2026 di wilayah Kodim 0102/Pidie dijadwalkan dibuka pada 15 Juli 2026 dengan pusat kegiatan di Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie.
Adapun sasaran fisik yang akan dikerjakan meliputi pembangunan dan pengerasan jalan usaha tani sepanjang 2,2 kilometer dengan lebar empat meter, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan lima titik sumur bor, lima unit MCK, serta pembangunan satu unit jembatan.
Selain pembangunan fisik, TMMD ke-129 juga akan menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat, seperti wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pedesaan.
Menurut Dandim, program TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, terutama daerah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar.
"Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-129 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Infrastruktur yang dibangun nantinya diharapkan mampu memperlancar akses transportasi masyarakat, mendukung aktivitas pertanian, meningkatkan roda perekonomian desa, serta pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Sakti," tutup Letkol Inf Abdul Hadi.