PELALAWAN, (MataAndalas) - Massa dari Perisai Negeri Bumi Melayu Riau (PNBMR) melakukan aksi demontrasi ke kantor Perusahaan Daerah (Perumda) Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan, Kamis (18/06/2026). Massa menuntut Perusahaan Daerah itu mengklarifikasi dugaan adanya belasan milyar tunggakan ke Riau Prima Energi (RPE).
"Kami minta managemen Perumda Tuah Sekata mengklarifikasi penyebab tunggakan belasan Milyar itu, secara terbuka kepada Masyarakat Kabupaten Pelalawan," Sebut Said Mukhlis, koordinator lapangan aksi.
Said Mukhlis juga mengatakan, sangat tidak masuk logika Perumda Tuah Sekata menunggak tagihan hingga belasan Milyar Rupiah jika pengelolaan keuangan Perusahaan Daerah itu dikelola secara profesional dan transparan.
Sementara Ketua Umum Perisai Negeri Bumi Melayu Riau (PNBMR) Jumri Harnadi menuding adanya dugaan pengelolaan keuangan yang tidak profesional, menyebabkan terjadinya tunggakan tagihan listrik Tuah Sekata ke RPE.
"Bagaimana bisa menunggak belasan Milyar rupiah jika dikelola secara profesional. Kemana perginya uang tagihan listrik masyarakat yang setiap bulan dibayar itu. Kami minta pihak aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan penyelidikan pengelolaan keuangan Perumda Tuah Sekata ini,'kata Jumri Harmadi.
Jumri memastikan gerakan mereka tidak akan berhenti hingga persoalan adanya dugaan ketidakprofesionalan pengelolaan keuangan Perumda Tuah Sekata diselidiki hingga tuntas. "Setelah ini kita akan aksi demo ke Kejari Pelalawan hingga ke Kejati Riau," Tegasnya.***